• Akreditasi HKI
  • PMB 25

Ujian Tesis di UIN Gusdur, M. Syahri Mubarok soroti Pencegahan dan Penyelesaian Kekerasan dalam Rumah Tangga di Era Digital

27 Oktober 2025

PEKALONGAN, UIN Gusdur – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan kembali menggelar ujian munaqosah tesis bagi mahasiswa Magister Hukum Keluarga Islam. Ujian berlangsung pada Senin, 27 Oktober 2025, pukul 13.00 WIB, bertempat di ruang sidang pascasarjana.

Mahasiswa yang diuji adalah M. Syahri Mubarok (NIM. 50123012) dengan judul tesis “Pencegahan dan Penyelesaian Kekerasan dalam Rumah Tangga di Era Digital Perspektif Maqāṣid Syarī‘ah.”

Tesis ini mengangkat persoalan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang masih menjadi isu serius di Indonesia, termasuk di Kota Pekalongan. Perkembangan teknologi digital telah menambah kompleksitas bentuk kekerasan, tidak hanya berupa kekerasan fisik, psikis, seksual, dan ekonomi, tetapi juga merambah ke ranah digital, seperti penyebaran konten pribadi tanpa izin dan ancaman daring terhadap pasangan (cyber domestic violence). Penelitian ini berupaya menganalisis bentuk-bentuk kekerasan dalam rumah tangga di era digital serta upaya pencegahan dan penyelesaiannya dari perspektif maqāṣid syarī‘ah, dengan fokus pada studi kasus di Lembaga Perlindungan Perempuan dan Remaja (LP-PAR) Kota Pekalongan.

Dalam penelitian ini, Syahri menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Temuan utama dalam tesis ini menunjukkan bahwa bentuk kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi di era digital meliputi kekerasan fisik, psikis, ekonomi, serta kekerasan digital dalam bentuk cyber harassment, cyber grooming, dan malicious distribution. Upaya pencegahan yang dilakukan LP-PAR mencakup sosialisasi di sekolah, penyuluhan hukum, dan edukasi media digital, sedangkan penyelesaian kasus dilakukan melalui mediasi, konseling psikologis, advokasi hukum, dan bimbingan rohani.

Pendekatan penyelesaian tersebut dilakukan dengan menjunjung prinsip-prinsip maqāṣid syarī‘ah, yaitu ḥifẓ ad-dīn (pemeliharaan agama), ḥifẓ al-nafs (pemeliharaan jiwa), ḥifẓ al-nasl (pemeliharaan keturunan), dan ḥifẓ al-māl (pemeliharaan harta) sebagai dasar perlindungan bagi korban dan pencegahan terulangnya kekerasan dalam rumah tangga di era digital.

Tesis ini ditulis di bawah bimbingan Prof. Dr. H. Maghfur, M.Ag. dan Dr. Ali Trigiyatno, M.Ag.
Sementara itu, tim penguji terdiri dari Dr. Taufiqur Rohman, M.Sy sebagai Ketua Tim Penguji, Dr. H. Akhmad Jalaludin, M.A sebagai Penguji Utama, Dr. Achmad Muchsin, S.H.I., M.Hum. sebagai Penguji Anggota, dan Dr. Ahmad Taufiq, M.Pd. sebagai Sekretaris.

Melalui penelitian ini, M. Syahri Mubarok berharap dapat memberikan kontribusi ilmiah bagi pengembangan hukum keluarga Islam dan menjadi referensi bagi lembaga perlindungan, aparat hukum, serta masyarakat dalam upaya mencegah dan menyelesaikan kekerasan dalam rumah tangga di era digital dengan berlandaskan nilai-nilai maqāṣid syarī‘ah 

Reporter: Kholil said
Redaksi : Humas Pascasarjana UIN Gusdur

Galeri Video

No data displayed on the module. Please check some parameters in the module settings again!
We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree