• Akreditasi HKI
  • PMB 25

Ujian Tesis di UIN Gusdur, Ahmad Fatikhudin Angkat Isu Keadilan Hibah bagi Anak Angkat di Tegal

16 Oktober 2025

PEKALONGAN, UIN Gusdur – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan kembali menyelenggarakan ujian munaqasyah tesis bagi mahasiswa Magister Hukum Keluarga Islam (MHKI). Ujian digelar pada Rabu, 15 Oktober 2025, pukul 19.00–22.00 WIB, dan dilakukan secara online.

Mahasiswa yang diuji kali ini adalah Ahmad Fatikhudin (NIM. 5121017) dengan judul tesis “Praktik Hibah kepada Anak Angkat Perspektif Teori Keadilan Aristoteles (Studi Kasus di Desa Bulakwaru Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal)”.

Tesis ini membahas praktik pemberian hibah kepada anak angkat yang dilakukan oleh orang tua angkat di masyarakat pedesaan. Dalam hukum Islam, anak angkat tidak memiliki hak waris dari orang tua angkatnya karena tidak memiliki hubungan nasab. Namun, sebagai bentuk kasih sayang dan tanggung jawab moral, orang tua angkat sering memberikan sebagian hartanya kepada anak angkat melalui hibah.

Dalam penelitian ini, Ahmad Fatikhudin menemukan bahwa di Desa Bulakwaru, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, masih terdapat praktik hibah kepada anak angkat yang melebihi batas sepertiga harta, sebagaimana diatur dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI). Fenomena ini menimbulkan persoalan keadilan dan potensi konflik antar ahli waris.

Melalui pendekatan kualitatif lapangan (field research), Fatikhudin menganalisis fenomena tersebut menggunakan dua perspektif: hukum Islam dan teori keadilan Aristoteles. Menurut Aristoteles, keadilan harus berlandaskan pada prinsip proporsionalitas, keseimbangan, dan kemaslahatan. Prinsip ini sejalan dengan ajaran Islam yang menekankan bahwa keadilan tidak selalu berarti membagi sama rata, tetapi menempatkan setiap individu sesuai hak dan kedudukannya.

Temuan penelitian menunjukkan bahwa praktik hibah di masyarakat pedesaan sering dilakukan atas dasar kasih sayang dan rasa tanggung jawab sosial, namun belum sepenuhnya mempertimbangkan aspek legal-formal dan keadilan proporsional. Oleh karena itu, penulis merekomendasikan peningkatan literasi hukum Islam terkait hibah dan warisan, serta peran aktif KUA dan tokoh agama dalam memberikan edukasi hukum keluarga Islam.

Tesis ini ditulis di bawah bimbingan:

Prof. Dr. H. Ade Dedi Rohayana, M.Ag. (Pembimbing I)

Dr. Taufiqur Rohman, M.Sy. (Pembimbing II)

Sedangkan tim penguji terdiri dari:

Prof. Dr. H. Ade Dedi Rohayana, M.Ag.

Dr. M. Ali Ghufron, M.Pd.

Dr. Taufiqur Rohman, M.Sy.

Dr. Bagas Mukti Nasrowi, M.Pd.I.

Melalui penelitian ini, Ahmad Fatikhudin berharap temuannya dapat memberikan kontribusi ilmiah dalam pengembangan hukum keluarga Islam, khususnya dalam isu keadilan hibah dan perlindungan hak anak angkat, serta menjadi rujukan praktis bagi masyarakat dan lembaga keagamaan dalam mewujudkan keadilan sosial di bidang muamalah. 

Reporter: Murip
Redaksi : Humas Pascasarjana UIN Gusdur

Galeri Video

No data displayed on the module. Please check some parameters in the module settings again!
We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree