Para wisudawan berasal dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Jawa Tengah, Jakarta, Lampung, Jambi hingga Sumatera Barat. Hal ini mencerminkan daya tarik dan kepercayaan masyarakat luas terhadap kualitas akademik Pascasarjana UIN Gus Dur dalam mencetak lulusan yang kompeten di bidang Hukum Keluarga Islam.
Dari 23 lulusan, beberapa di antaranya berhasil meraih prestasi akademik membanggakan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tinggi, bahkan ada yang hampir sempurna. Predikat wisudawan terbaik diberikan kepada:
Benny Suryanto (Jambi) dengan IPK 3,96
Akhmad Muamar (Pekalongan) dengan IPK 3,95
Moh. Aji Firmansyah (Batang) dengan IPK 3,95
Selain itu, nama-nama lain yang juga meraih IPK di atas 3,90 antara lain Nur Meilani (3,91), Mahtum Fajriyati (3,91), Rheza Bakhtiar Pamungkas (3,91), dan Syaf’in Rubeyl (3,92).
Berikut daftar lengkap wisudawan Magister Hukum Keluarga Islam UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan Tahun Akademik 2025:
Akhmad Muamar – Pekalongan (IPK 3,95)
Erry Arifana – Purwokerto (IPK 3,88)
RR Suslevi Kumoro Wardani – Padang (IPK 3,78)
Nur Meilani – Pekalongan (IPK 3,91)
Junaedi Riyanto – Cirebon (IPK 3,82)
Amiroh – Batang (IPK 3,78)
Alfikrul Akbar – Kalianda (IPK 3,84)
Yoni Irma Yunita – Majalengka (IPK 3,83)
Mahtum Fajriyati – Semarang (IPK 3,91)
Aulia Nissa Salsabila – Bandar Lampung (IPK 3,82)
Syaf’in Rubeyl – Temanggung (IPK 3,92)
Moh. Aji Firmansyah – Batang (IPK 3,95)
Jihad Ardhillah – Jakarta (IPK 3,74)
Muhammad Fariz Firmansah – Pemalang (IPK 3,80)
Benny Suryanto – Jambi (IPK 3,96)
Sana Susanti – Jakarta (IPK 3,83)
Wahyu Fazri – Jakarta (IPK 3,89)
Robby Muhammad Syarif – Jakarta (IPK 3,83)
Tedi Sumaelan – Jakarta (IPK 3,87)
Minahul Fikriyah – Bogor (IPK 3,87)
Riskia Anggraini – Semarang (IPK 3,83)
Muhammad Nafiul Anam – Pekalongan (IPK 3,87)
Rheza Bakhtiar Pamungkas – Pekalongan (IPK 3,91)
Yoman Hanif Satria – Batang (IPK 3,67)
Direktur Pascasarjana UIN Gus Dur menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh wisudawan atas dedikasi dan kerja keras mereka selama menempuh studi. “Kami berharap para alumni ini dapat menjadi agen perubahan di tengah masyarakat, khususnya dalam bidang hukum keluarga Islam, sekaligus mampu mengedepankan nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupan sosial,” ungkapnya.
Wisuda ini bukan hanya menjadi simbol keberhasilan akademik, tetapi juga momentum bagi para lulusan untuk mengabdikan ilmu pengetahuan di masyarakat dan memperkuat kontribusi UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan dalam membangun bangsa melalui pendidikan tinggi Islam yang berkualitas.


Reporter: Kholil said Redaksi : Humas Pascasarjana UIN Gusdur