Ujian Tesis di UIN Gusdur, Musyafa’ Achmad soroti Pernikahan Lanjut Usia di Kota Pekalongan

27 تشرين1/أكتوير 2025

PEKALONGAN, UIN Gusdur – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan kembali menggelar ujian munaqasyah tesis bagi mahasiswa Program Magister Hukum Keluarga Islam. Ujian berlangsung pada Senin, 27 Oktober 2025, pukul 13.00 WIB, bertempat di ruang sidang pascasarjana.

Mahasiswa yang diuji adalah Musyafa’ Achmad (NIM 50123013) dengan judul tesis “Pernikahan Lanjut Usia di Kota Pekalongan (Analisi Maqashid Syari‘ah Perspektif Jasser Auda).”

Tesis ini mengangkat fenomena pernikahan pada usia lanjut yang semakin banyak terjadi di masyarakat, khususnya di Kota Pekalongan. Penelitian ini berupaya memahami motivasi, nilai, serta manfaat pernikahan lansia ditinjau dari perspektif maqashid al-syari‘ah (pemeliharaan jiwa, keturunan, dan harta) serta dikaitkan dengan konsep ketahanan keluarga pada masa lanjut usia.

Dalam penelitian ini, Musyafa’ menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap lima pasangan lansia yang menikah di usia tua. Analisis dilakukan dengan meninjau realitas pernikahan lansia melalui tiga aspek utama maqāṣid al-syari‘ah: hifdz al-nafs (pemeliharaan jiwa), hifdz al-nasl (pemeliharaan keturunan), dan hifdz al-mal (pemeliharaan harta).

Temuan utama dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pernikahan lansia memberikan manfaat signifikan dalam menciptakan ketenangan jiwa, saling menopang secara ekonomi sederhana, serta menumbuhkan keteladanan moral di lingkungan keluarga dan masyarakat. Meskipun sebagian pasangan menghadapi keterbatasan fisik dan ekonomi, semangat kebersamaan dan nilai religius yang kuat menjadi faktor utama ketahanan keluarga mereka.

Dalam kesimpulannya, peneliti menegaskan bahwa pernikahan lansia selaras dengan tujuan maqāṣid al-syari‘ah, khususnya dalam menjaga kehormatan, menumbuhkan kasih sayang, dan membangun keseimbangan hidup di masa tua. Peneliti juga merekomendasikan agar lembaga keagamaan dan pemerintah memberikan pendampingan psikologis dan sosial bagi pasangan lansia agar nilai-nilai keluarga tetap terjaga dan menjadi teladan bagi generasi muda.

Tesis ini ditulis di bawah bimbingan Prof. Dr. Makrum, M.Ag. dan Dr. Hj. Siti Qomariyah, M.A. Sementara itu, tim penguji terdiri dari Dr. Taufiqur Rohman, M.Sy sebagai Ketua Penguji, Dr. H. Akhmad Jalaludin, M.A sebagai Penguji Utama, Dr. Achmad Muchsin, S.H.I., M.Hum. sebagai Penguji Anggota, dan Dr. Ahmad Taufiq, M.Pd. sebagai Sekretaris.

Melalui penelitian ini, Musyafa’ Achmad berharap dapat memberikan kontribusi ilmiah bagi pengembangan hukum keluarga Islam, khususnya dalam menegaskan bahwa pernikahan pada usia lanjut bukan sekadar pilihan personal, melainkan bagian dari upaya menjaga Maqashid Syari‘ah dan memperkuat ketahanan keluarga di masa senja

 

Reporter: Syauqi R
Redaksi : Humas Pascasarjana UIN Gusdur
We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree