Print this page

13 Dosen Darunnajah Jakarta Raih Gelar Magister di UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan

03 September 2025

Pekalongan – Universitas Islam Negeri (UIN) KH Abdurrahman Wahid Pekalongan kembali mengukir sejarah dalam Wisuda Magister ke-24 & Sarjana ke-53 yang digelar pada Rabu, 3 September 2025. Pada prosesi ini, sebanyak 13 dosen Pesantren Darunnajah Jakarta resmi menyelesaikan studi Magister Hukum Keluarga Islam (MHKI).

Para dosen tersebut berhasil menyeimbangkan tugas akademik sebagai pendidik di pesantren dengan perjuangan menempuh studi S2 di Pascasarjana UIN Gus Dur. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi capaian pribadi, tetapi juga kontribusi penting bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pesantren.

Adapun ke-13 dosen Darunnajah Jakarta yang diwisuda adalah:

Akhmad Muamar – Pekalongan (IPK 3,95)

Junaedi Riyanto – Cirebon (IPK 3,82)

Alfikrul Akbar – Kalianda (IPK 3,84)

Yoni Irma Yunita – Majalengka (IPK 3,83)

Mahtum Fajriyati – Semarang (IPK 3,91)

Aulia Nissa Salsabila – Bandar Lampung (IPK 3,82)

Syaf’in Rubeyl – Temanggung (IPK 3,92)

Jihad Ardhillah – Jakarta (IPK 3,74)

Sana Susanti – Jakarta (IPK 3,83)

Wahyu Fazri – Jakarta (IPK 3,89)

Robby Muhammad Syarif – Jakarta (IPK 3,83)

Tedi Sumaelan – Jakarta (IPK 3,87)

Minahul Fikriyah – Bogor (IPK 3,87)

Salah satu yang menonjol adalah Akhmad Muamar, yang terpilih sebagai wisudawan terbaik dengan IPK 3,95. Capaian ini menunjukkan kualitas akademik sekaligus komitmen tinggi para dosen Darunnajah dalam mengembangkan diri dan meningkatkan profesionalisme.

Direktur Pascasarjana UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan menyampaikan apresiasi mendalam atas pencapaian ini. “Kami merasa bangga dapat mendampingi perjalanan akademik para dosen Darunnajah. Mereka bukan hanya berhasil menyelesaikan studi dengan baik, tetapi juga membawa semangat integrasi antara pesantren dan perguruan tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu dosen Darunnajah mewakili rekan-rekannya menyampaikan rasa syukur dan harapan agar ilmu yang diperoleh dapat diaplikasikan secara nyata di pesantren. “Kami ingin menjadikan hasil studi ini sebagai bekal untuk memperkuat peran pesantren dalam membangun masyarakat yang religius, moderat, dan berwawasan luas,” tuturnya.

Dengan kelulusan 13 dosen Darunnajah Jakarta ini, UIN Gus Dur Pekalongan semakin memperkokoh perannya sebagai pusat pendidikan tinggi Islam yang bersinergi dengan lembaga pesantren, serta konsisten mencetak lulusan yang unggul, berintegritas, dan siap mengabdi untuk umat dan bangsa

 

Reporter: Kholil said
Redaksi : Humas Pascasarjana UIN Gusdur
We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree